“Saat kau terjatuh dan terpuruk jangan lah dirimu berputusasa dan
menyerah, ingatlah semua rasa sakit itu sebenarnya hanyalah sebuah
pembelajaran semata.”
“Kenikmatan cinta terasa ketika kau pernah disakiti cinta, seperti
halnya nikmatnya makan ketika rasa lapar telah melanda. semakin lapar
semakin nikmatlah rasanya”
“Cinta akan selalu membawa luka, hanya pribadi-pribadi yang berhati pemaaf-lah yang tak akan hangus dari keganasannya.”
“Tidak usah menangisi kepergiannya. Dia tidak akan melihatku berdiri
tertegun melihatmu, sekalipun hanya sedetik, karena engkau telah pergi
meninggalkanku dan tidak akan kembali kepadaku selamanya.”
“Cinta mungkin tidak akan berlangsung selamanya, tapi ia akan bertahan.
Bertahan begitu lama dan kuat, hingga kita tahu bahwa dia mengkhianati
cinta kita.”
“Kau akan melihat sendiri keceriaan wajahnya jika kau bertemu dengannya
seolah kau memberikan kepadanya sesuatu yang kau sendiri memerlukannya.”
“Beryukurlah akan adanya lara karena dengan dialah kita belajar menjadi sosok yang tegar dan jauh lebih baik.”
“Bukan rasa sakit yang perlu dikwatirkan tapi kemampuan bangkit dari
rasa sakitlah yang perlu difokuskan: seberapa cepat anda bisa bangkit
dari rasa sakit adalah hal terpenting dalam hidup.”
“Masa lalu dapat kita gantungkan sebagai pajangan, tapi tidak perlu
diacuhkan. Kita harus mengurung, melupakan, mengikatnya dengan tali yang
kuat agar tidak dapat keluar berlari melihat cahaya.”
“Hal yang tersedih adalah apabila orang yang mendatangi kita pergi
berjalan menjauh, dan perasaan kita bertambah sedih seiring banyaknya
langkah kaki saat ia meninggalkan kita.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar